Ayat bacaan: Amsal 13:13
=====================
"Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan."
Shalom,
Antara mengerti dan melakukan firman itu jauh bedanya. Mengerti sudah lebih baik ketimbang hanya sekedar tahu, tapi untuk bisa menjadi pelaku firman itu sangat sulit karena seringkali diperlukan pengorbanan dan keyakinan terhadap janji Tuhan lewat langkah iman yang diambil sebelum sesuatu itu terjadi. Untuk tampil melakukan perintah-perintah atau ketetapan Tuhan yang tercantum dalam firmanNya kerap terlihat tidak masuk akal dalam logika manusia atau seolah seperti mempersulit sesuatu , menolak kemudahan dan merugikan. Tapi seperti yang saya sudah buktikan sendiri dalam begitu banyak kesempatan, atau juga dengar dari kesaksian banyak orang, mengikuti atau melakukan firman Tuhan tidak pernah berakhir sia-sia. Apa yang dijanjikan Tuhan lewat berbagai bentuk perjanjian (covenant)nya dengan manusia tidak satupun yang Dia abaikan atau langgar. Nanti di lain waktu saya akan membahas mengenai cara Tuhan menyatakan diriNya lewat membuka perjanjian (Memorandum of Understanding) yang mengikat kedua belah pihak; antara DiriNya sendiri dengan manusia dimana ada hak dan kewajiban dari masing-masing pihak yang tidak boleh dilanggar. Tapi untuk kali ini, saya akan fokus kepada hubungan antara kita yang melakukan bagian kita dan kemudian melihat sendiri bagaimana Tuhan melakukan bagianNya secara luar biasa, dan nyata.
Ada seorang pengusaha yang punya perusahaan dan memutuskan untuk tidak memakai bensin bersubsidi dalam pabriknya. "Saya harus keluar biaya ekstra jutaan rupiah sebagai dampaknya, tetapi tidak apa-apa selama saya tidak mengambil yang bukan bagian saya, terlebih agar tidak melanggar ketetapan Tuhan." katanya. Keputusan itu ia ambil tanpa memotong pengeluaran apapun. Gaji karyawan, biaya kesejahteraan, bonus upah dan lainnya tetap normal berjalan, harga jual pun tidak ia naikkan. Yang terjadi? Pada tahun itu dan tahun-tahun selanjutnya ia memperoleh pendapatan berkali lipat lebih besar dari sebelumnya. Demikianlah ketika Tuhan melakukan bagianNya, setelah kita melakukan bagian kita.
Dalam Amsal dikatakan: "Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan." Dalam bahasa inggrisnya berbunyi demikian: "Whoever despises the word and counsel [of God] brings destruction upon himself, but he who [reverently] fears and respects the commandment [of God] is rewarded." (Amsal 13:13). Ayat ini digenapi secara luar biasa dalam contoh yang saya beri di atas hanya sebagian dari ratusan bukti lainnya. Anda bisa melihat sendiri buah yang dihasilkan dari ketaatan. Tuhan menjanjikan dalam banyak kesempatan bahwa Dia sanggup melimpahkan berkatNya ketika kita mau taat kepada firmanNya. Itu diikat lewat perjanjian yang mengikat kedua belah pihak.
We do our part, and God does his part.
Tuhan Yesus Kristus memberkati...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar