Menghormati Tuhan Dengan Membayar Nazar

Pengkhotbah 5:3
Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.
--------------------
Shalom,
Menyatakan nazar menunjukkan suatu kesungguhan atau keseriusan seseorang kepada Tuhan. Seringkali ketika kita dalam masalah yang berat, kita berdoa kepada Tuhan disertai dengan nazar atau janji. Misalnya, kalau Tuhan menyembukan saya, maka saya akan melayani Tuhan seumur hidup saya. Kalau Tuhan menolong saya mendapatkan pekerjaan yang besar ini, maka saya akan mempersembahkan 25% dari keuntungan pekerjaan tersebut. Biasanya doa yang disertai dengan nazar begitu berkuasa.
Namun sayangnya ketika Tuhan sudah menolong dan mengabulkan doa kita tadi, kita tidak segera melaksanakan apa yang sudah kita nazarkan kepada Tuhan. Kita merasa berat untuk membayar nazar kita. Kita lupa bahwa pertolongan, berkat dan keberhasilan yang kita terima semuanya datang dari Tuhan. Semua yang kita miliki adalah berasal dari Tuhan. Karena itu renungan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak senang dengan orang yang memiliki sikap seperti ini. Nazar adalah janji yang harus di pegang dan ditepati dengan sungguh-sungguh.
Saya mendorong setiap jemaat untuk membayar nazar kepada Tuhan sebagai seorang wujud dari rasa hormat kita kepada Tuhan.  Jangan menunda-nunda, karena biasanya akan berujung pada tidak membayar nazar. Dan ingat, membayar nazar akan membuat berkat Tuhan terus mengalir dalam hidup kita. (JA)

Doa: Tuhan tolonglah saya untuk menghormati-Mu dengan jalan membayar semua nazar saya kepada-Mu. Amin.

Tuhan Yesus Kristus memberkati...

Ndc revive

Tidak ada komentar:

Posting Komentar