Shalom,
Di dalam kehidupan jika kita mengalami hal yang enak, menerima berkat, dan keberhasilan, tentu dengan mudah sekali kita mengucap syukur sebagai ucapan trima kasih kita kepada Tuhan. Tetapi disaat kita mengalami hal yang tidak enak, musibah, dan kegagalan, apakah dengan mudah kita dapat mengucap syukur?
Di dalam Alkitab, Tuhan Yesus juga memberikan contoh disaat hendak memberi makan 5000 orang. Walaupun hanya ada lima roti dan dua ikan, yang secara pemikiran manusia tidak akan cukup. Tuhan Yesus mengucap syukur terlebih dahulu untuk makanan yang ada, dan akhirnya mukjizat terjadi, 5000 orang makan kenyang, sampai tersisa 12 bakul roti.
Kuasa Tuhan bekerja disaat kita mengucap syukur. Karena disaat kita mengucap syukur ada tindakan iman yang kita lakukan untuk percaya akan kuasa Tuhan dan rancangan-Nya yang sempurna bagi kita.
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
( 1 Tesalonika 5:18 )
"Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki."
( Yohanes 6:11 )
Sahabatku, sudahkah kita bisa mengucap syukur sekalipun kita menghadapi kesusahan dan pergumulan?
Mari kita belajar mengucap syukur dalam segala hal. Biarlah ucapan syukur kita menjadi tindakan iman kita untuk percaya kuasa Tuhan pasti bekerja luar biasa di dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus Kristus memberkatimu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar