1 Korintus 3:1
Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.
Shalom,
Ada pepatah mengatakan; Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi dewasa itu pilihan. Sebab ada orang yang sudah usia indah dan sudah sangat dewasa secara fisik tapi cara hidupnya masih kekanak-kanakan. Kedewasaan rohani tidak diukur dari seberapa lama kita menjadi orang kristen, dan seberapa rajinnya kita melanyani. Tapi kedewasaan rohani disertai dengan tanda-tanda sebagai berikut:
1. Seberapa besar kita bisa menerima tanggung jawab.
Seorang dewasa rohani adalah orang yang bisa dipercaya untuk perkara-perkara yang besar. Dan perkara yang besar tentunya selalu dimulai dengan perkara kecil. Amsal berkata, orang yang dapat dipercaya akan diberkati dan dapat diberikan tanggung jawab yang lebih besar. Belajarlah melakukan segala tanggung jawab dengan setia sekecil apapun itu.
2. Seberapa besar kita siap dikoreksi dan diajar.
Alkitab berkata seperti Bapa menghajar dan mendidik anaknya, bukan karena bapanya kejam tetapi karena mengasihi anaknya. Justru anak yang dicintai, ia diajar, dididik, dikoreksi supaya siap untuk menjadi anak yang dewasa dan memiliki masa depan yang berhasil.
Berapa banyak orang yang bisa mengalami pertumbuhan atau kedewasaan rohani; karena tidak bisa dipercaya dan setiap tanggung jawab tidak dilakukan dengan setia. Juga seberapa banyak orang tidak mau diajar, dikoreksi dan dikritik, bila dikoreksi marah bahkan mundur dari Tuhan.
Jadilah dewasa bukan saja secara fisik, tapi secara rohani. Tetap setia dan semangat dalam kasih karunia Tuhan.
Doa: Tuhan Yesus, ajari saya untuk menerima tanggung jawab, siap dikoreksi agar semakin dewasa di dalam Tuhan. Amin.
Tuhan Yesus Kristus memberkati...
Ndc revive
Tidak ada komentar:
Posting Komentar