Shalom,
Beberapa waktu belakangan ini ada beberapa orang yang bertanya kepadaku kenapa orang yang berbuat jahat berkatnya malah melimpah dan hidupnya sukses. Tetapi justru kita yang terus menjaga hidup kita berkenan kepadaNya malah masih belum meraih kesuksesan.
Disaat aku mendapat pertanyaan seperti itu, Tuhan membukakan jawabanNya bagiku. Selama ini Tuhan bukannya tidak adil kepada manusia. Berkat tidak bisa menjadi patokan menilai seseorang disertai Tuhan atau tidak. Banyak orang yang memiliki berkat melimpah tetapi tidak punya damai sejahtera dalam hatinya. Mereka berusaha membeli damai sejahtera dengan materi yang mereka punya, tetapi mereka hanya mendapatkan damai sejahtera yang semu dan palsu.
Tetapi berbeda dengan orang yang hidupnya berkenan kepadaNya. Mata Tuhan selalu tertuju kepadanya. Segala yang menjadi kebutuhannya pasti dicukupi Tuhan dan Tuhan akan tambahkan damai sejahtera dalam hidupnya.
"Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya."
( Pengkhotbah 8:12 )
"Malah Ia mengganjar manusia sesuai perbuatannya, dan membuat setiap orang mengalami sesuai kelakuannya.
Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa tidak membengkokkan keadilan."
( Ayub 34:11-12 )
Sahabatku, Tuhan tidak pernah pilih kasih dan tidak adil kepada kita. Setiap manusia yang hidup di dalam dosa pasti tidak akan luput dari hukuman. Penghakiman Tuhan tidak bisa diintervensi oleh apapun. Tuhan pasti akan menghukum setiap manusia sesuai dengan dosa dan kesalahan yang dilakukan. Jadi jangan pernah iri melihat orang yang diberkati tetapi hidup di dalam dosa, karena sesungguhnya Tuhan nanti pasti akan meminta pertanggungjawaban atas hidupnya.
Kejarlah hidup taat, setia dan berkenan kepada Tuhan. Karena disaat kamu hidup berkenan kepada Tuhan, ada keselamatan yang Tuhan sediakan bagimu.
Tuhan Yesus memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar