Shalom,
Disaat kaki atau tangan kita mengalami luka, ada dua hal yang bisa kita lakukan. Pertama menutup dengan plaster. Lukanya memang tertutup dan tidak terlihat, tetapi lukanya masih ada dan sakitnya masih kita bisa rasakan. Yang kedua adalah dengan mengobatinya. Waktu diobati memang terasa lebih perih dan sakit, tetapi lama kelamaan luka akan kering dan menjadi sembuh.
Demikian pula disaat kita sedang mengalami luka hati karena disakiti orang lain. Ada dua hal yang bisa kita lakukan. Mengampuni dan menghindar, kita ampuni lewat perkataan, tetapi luka hatinya masih ada. kita terus hindari untuk bertemu orangnya, untuk menutupi perasaan kita. Dan yang kedua adalah mengampuni dan melupakan. Untuk melakukan yang kedua mungkin awalnya lebih sakit, karena kita harus berusaha mengampuni dan melupakan semua kesalahan orang itu dan berusaha bersikap seperti biasa lagi. Tetapi lama kelamaan pasti luka hati kita hilang dan Tuhan akan gantikan dengan damai sejahtera dalam hidup kita.
"Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."
( Markus 11:25 )
"Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka."
( Ibrani 8:12 )
Sahabatku, sikap apa yang kamu lakukan disaat kamu mengalami luka hati?
Apakah kamu mau mengampuni dan menghindar, atau mengampuni dan melupakan?
Mari kita mengikuti teladan Tuhan yang mau mengampuni dan melupakan segala dosa-dosa kita. Dari teladan itu kita harus bisa mengampuni dan melupakan semua kesalahan orang lain. Itulah nilai kasih yang sesungguhnya, kita harus bisa memberikan pengampunan yang tulus. Awalnya mungkin sulit dan sakit, karena harus korban perasaan. Tetapi Tuhan akan obati dengan kasih dan damai sejahtera yang mengalir dalam hidup kita.
Tuhan Yesus Kristus memberkatimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar